Minggu, 05 Agustus 2018

INI SOLUSI Membuat Pakan Lele Alternatif

Image result for lele

Pakan adalah komponen sangat terpenting dalam usaha budidaya ikan, termasuk juga ikan lele. Sialnya, harga pakan lele mahal. Sejumlah besar bahan bakunya di-import. Hal seperti ini banyak dirasakan beberapa peternak ikan. 

Untuk menjawab masalah diatas, sebaiknya kita tahu bagaimanakah cara membuat pakan lele pilihan serta menjadi subtitusi pelet buatan pabrik. Ada dua type pakan pilihan yang akan diuraikan disini, yaitu pakan dari beberapa bahan utama serta pakan yang manfaatkan bahan sisa-sisa. 

Pakan berbahan utama dibikin dari beberapa bahan yang mempunyai kandungan nutrisi sama dengan keperluan ikan lele. Sedangan pakan penambahan didapat dari beberapa bahan organik bekas atau yang harga nya murah serta ketersediaanya melimpah. 

Kandungan nutrisi pakan 
Pakan lele yang baik mesti penuhi rasio pemberian pakan dengan menambahkan berat badan kurang dari satu (Feed Conversion Ratio/FCR1). Berarti, tiap-tiap pemberian pakan sekitar 1 kg akan meningkatkan berat badan sekitar 1 kg. Jadi makin kecil rasio FCR-nya, makin baik pakannya. 

Penyediaan pakan lele untuk pakan utama mesti mempunyai kandungan nutrisi yang komplet. Pakan itu mesti memiliki kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin serta mineral. Protein berperan menjadi sumber daya utama. Type ikan karnivora seperti lele memerlukan protein yang tinggi yakni lebih dari 35% dari berat pakan. 

Lemak diperlukan menjadi sumber daya penambahan terpenting. Tidak hanya menjadi sumber daya, lemak begitu terpenting untuk keberlangsungan hidup ikan, melarutkan beberapa macam vitamin serta mengawasi kesetimbangan daya apung ikan di air. Menambahkan lemak pada pakan juga memengaruhi perasaan serta kualitas pakan. Lele memerlukan lemak dengan kandungan 4-5 % dari berat pakan. Kandungan lemak tidak bisa terlalu berlebih karena dapat mengakibatkan penumpukan lemak pada usus serta hati ikan, hingga ikan jadi kurang nafsu makannya. 

Karbohidrat terbagi dalam senyawa serat kasar serta bahan bebas tanpa nitrogen. Manfaat utama karbohidrat merupakan menjadi sumber daya. Tidak hanya berperan menjadi nutrisi, karbohidrat dapat juga jadi bahan perekat dalam pembuatan pakan lele. Kandungan karbohidrat pada pakan lele semestinya ada di rata-rata 4-6 %. 

Vitamin adalah zat organik yang diperlukan ikan dalam jumlahnya kecil, akan tetapi peranannya begitu vital. Peranannya untuk menjaga keadaan serta ketahanan badan. Vitamin biasanya tidak bisa disintesis oleh badan ikan, jadi mesti dipenuhi dari luar atau pakan. Keperluan vitamin akan alami penurunan bersamaan dengan perkembangan besar ikan. 

Satu lagi yang diperlukan dalam jumlahnya kecil akan tetapi terpenting, yaitu mineral. Mineral ini mainkan peranan terpenting dalam bangun susunan tulang ikan serta dalam manfaat metabolisme. Mineral terbagi dalam makromineral serta mikromineral. Makromineral yang terdapat pada tubuh ikan salah satunya kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), kalium (K), fosfor (K), klorida (Cl) serta sulfur (S). Sedang mikromineral diantaranya besi (Fe), seng (Zn), mangan (Mn), tembaga (Cu), iodium (I), kobalt (Co), nikel (Ni) fluor (F), krom (Cr), silikon (Si) serta selenium (Se). 

Membuat pakan lele alternatif 
Pakan pilihan alternatif pelet dapat kita buat dari beberapa bahan. Kandungan utama pelet yang sangat menguasai merupakan tepung ikan. Tepung ikan dipakai karena kandungan proteinnya yang tinggi serta gizi yang lain. Akan tetapi harga tepung ikan ini mahal, oleh karenanya kita dapat mencampurkannya dengan beberapa bahan lainnya yang tambah murah tanpa kurangi kandungan protein yang ada. 

Pakan lele pilihan yang kita buat mesti sesuai dengan keperluan standard ikan lele untuk tumbuh serta berkembang dengan baik serta cepat (lihat kembali tabel diatas). Karena itu, terdapat beberapa bahan pilihan yang dapat kita temukan, semestinya sebagai referensi merupakan kandungan protein. Tersebut tabel beberapa bahan bersama kandungannya dalam unit % (persen) : 

Bahan Protein Lemak 
Tepung Ikan 62. 99 8. 4 
Tepung Kedelai 36, 6 14. 30 
Bungkil Kelapa 18. 46 15. 73 
Tepung Jagung 10. 40 0. 53 
Dedak Halus 15. 58 6. 8 
Tepung Tapioka 2. 6 2. 6 
Contohnya, kita ingin membuat pakan lele dari kombinasi 50 kg tepung ikan (kandungan protein 62, 9%) dengan 50 kg dedak halus (15, 58%), apa kombinasi itu penuhi keperluan protein ikan lele? 

Jumlahnya protein dalam tepung ikan = 62, 9% x 50 kg = 31, 45 kg 
Jumlahnya protein dalam dedak halus = 15, 58 x 50 kg = 7, 79 kg 
Jumlahnya keseluruhan protein dari tepung ikan serta dedak halus = 39, 24 kg 
Berarti dari keseluruhan berat bahan baku 100 kg didapatkan protein 39, 24 kg atau 39, 24% dari adonan itu merupakan protein. Hal seperti ini memenuhi untuk pakan lele di mana minimum ada kandungan protein kasar sekitar 30%. 
Untuk memperkaya kandungan nutrisi, kita dapat menambahkannya dengan beberapa vitamin ikan yang ada di market. 
Membuat pakan lele tambahan 
Dimaksud pakan penambahan karena maksudnya adalah untuk lengkapi pemberian pakan utama. Kandungan nutrisi pada pakan lele penambahan tidak dapat ditakar dengan pas. Akan tetapi kandungannya masih tetap dapat kita kurang lebih. Pemberian pakan lele penambahan dalam budidaya lele intens dapat mendesak cost pengeluaran pakan, hingga peternak dapat nikmati keuntungan yang semakin besar. Beberapa bahan tersebut disarikan dari pengalaman-pengalaman beberapa peternak lele. 

a. Sampah peternakan unggas 
Mujur buat peternak yang tempatnya dekat dengan peternakan unggas (ayam atau puyuh). Peternakan unggas umumnya membuahkan sampah berbentuk ayam mati dalam jumlahnya yang bertahap. Sampah itu dapat kita pakai untuk pakan lele. Karena ikan lele pada hakekatnya adalan hewan karnivora. 

Bangkai ayam atau puyuh semestinya tidak dikasihkan demikian saja untuk hindari terjangkitnya penyakit pada ikan. Bangkai mesti dibikin bersih terlebih dulu bulu lewat cara di rebus. Tidak hanya menghilangkan bulu, proses perebusan berperan untuk membunuh bibit penyakit yang mungkin saja terdapat dalam bangkai. Perebusan dapat dikerjakan dalam drum-drum besar. 

Sesudah di rebus diamkan bangkai itu sampai dingin, lantas beri pada ikan lele di hari yang sama. Pakan dikasihkan lewat cara digantung serta celupkan pakan di air kolam. Sesudah habis angkat kerangka yang tersisa jangan pernah jadi residu dalam kolam. 

b. Keong mas atau bekicot 
Disebagian tempat, keong mas adalah hama buat petani padi. Kita dapat manfaatkan daging keong yang kaya protein untuk pakan lele penambahan. Keong mas gampang diketemukan di daerah pesawahan. Langkah mengumpulkannya juga gampang, ditambah lagi kalaupun tempat kita berada di pedesaan. Tinggal pasang plang, terima keong mas lantas nego, beres masalah. 

Sama dengan bangkai unggas, keog mas sebaiknya tidak dikasihkan dengan cara langsung. Rebus terlebih dulu keong mas atau bekicot di air mendidih saat beberapa waktu. Perebusan ini fungsinya untuk mengempukan daging, mempermudah pelepasan cangkang, serta membunuh bibit penyakit yang tidak diinginkan. Sesudah di rebus, bebaskan cangkangnya lewat cara dicukil memakai garpu. Lalu, daging keong didinginkan serta dicincang kecil-kecil. 

c. Belatung 
Belatung (maggot) adalah sumber protein yang baik buat ikan lele. Belatung dibuat dari lalat. Ada banyak type belatung yang pas untuk jadikan, diantaranya dari lalat black soldier fly (Hermetia illucens). Kenapa black soldier fly? Karena belatung ini mempunyai kandungan protein kasar sampai 40% serta menurut penelitan BBPBAT pas untuk pakan lele penambahan. 

Untuk membiakkan belatung ini cukuplah siapkan ember, daun pisang, ampas tahu, bekas ikan asin serta dapat ditambahkan kotoran ayam. Triknya masukan ampas tahu menjadi bahan utama dalam ember, lantas imbuhkan air bersih serta aduk sampai rata. Lalu imbuhkan ikan asin serta kotoran ayam, lantas tutup permukaannya dengan daun pisang kering supaya lalat black soldier fly ingin bertelur. Letakkan ember di tempat teduh serta terlindung dari air hujan. 

Sesudah kurang lebih 3 minggu atau mungkin saja kurang dari itu, belatung telah siap dipanen. Triknya campur air pada media kultur, lantas saring untuk memisahkan media kultur dari belatung. Belatung siap dikasihkan menjadi pakan lele. Untuk bahan baku media kultur sekitar 100 kg kurang lebih akan dibuat belatung 60 kg. Lihat, janganlah menaruh belatung fresh kelamaan karena dapat menjadi lalat. 

d. Ikan rucah 
Buat beberapa peternak yang tempatnya bersisihan dengan tempat pelelangan ikan, pilihan ini dapat jadi pilihan yang efisien. Ikan rucah atau ikan bekas tangkaapan yang kecil-kecil yang tidak dikonsumsi manusia umumnya di jual dengan harga terjangkau. Ikan ini dapat kita gunakan untuk pakan lele penambahan. 

Ikan rucah umumnya tidak banyak terkandung tulang atau duri. Buat ikan rucah semacam ini tidak membutuhkan pemrosesan terlebih dulu. Langsung bisa dicincang serta dikasihkan pada lele. Akan tetapi buat ikan yang banyak terkandung tulang atau duri, semestinya di rebus dulu.

Sumber : https://alamtani.com/pakan-lele-alternatif/

Jumat, 03 Agustus 2018

UJI COBA MESIN PELET PAKAN AYAM


Baru - baru ini kami menguji coba mesin pelet untuk membuat pakan ayam dengan kapasitas 30-50 kg/jam yang di gerakan dengan diesel 8 HP, untuk komposisi bahan baku yang kami gunakan antara lain

1. Tepung Bekatul 5 kg
2. Tepung Dedak 1 kg
3. Tepung ikan 1 kg
4. Tepung jagung 1 kg
5. Air

Komposisi yang kami gunakan ini hanya sebagai bahan uji coba, bukan bahan yang sebernar - benarnya untuk pakan ayam di kerenakan keterbatasan pengadaan bahan baku. Namun komitmen kami adalah memberikan mesin yang tepat guna dan bisa di manfaat kan dengan baik oleh customer kami dan saat mesin sampai ditangan customer mesin dapat dimanfaatkan untuk memulai usahanya.

Pencampuran bahan baku pelet kami mengunakan mesin mixer pencampur adonan pelet sehingga adonan bisa lebih homogen dari pada secara manual. Info tentang Mixer Pelet KLIK DISINI...
Proses memasukan bahan kedalam mesin pelet kami tuang secara manual sedikit demi sedikit secara kontinyu Dan untuk hasil menurut kami sudah cukup padat dan halus sesuai keinginan customer kami

Berikut Spesifikasi mesin pencetak pelet tersebut

Tipe                            : Screw Press
Dimensi                       : 800 x 550 x1000 mm
Pengerak                     :
Diesel 8 HP
Material Tabung          : Mild Steel
Material Rangka          : Siku, UNP   
Material Corong          : Mild Steel
Material Pencetak       : Mild Steel
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Kapasitas                     :
30-50 kg/jam

Selasa, 31 Juli 2018

VARIAN Ransum Untuk Pakan Ternak Lengkap



Ransum merupakan pakan jadi yang siap dikasihkan pada ternak yang disusun dari beberapa type bahan pakan yang telah dihitung (dikalkulasi) awal mulanya berdasar pada keperluan industri serta daya yang dibutuhkan. (Anonim a 2008). Menurut (Anonim a 2008) berdasar pada memiliki bentuk ransum dibagi jadi 3 type : yakni mash, pelet, serta crumble. Mash merupakan bentuk ransum yang sangat simpel yang disebut kombinasi serbuk (tepung) serta granula. Pellet merupakan ransum yang datang dari beberapa bahan pakan dengan perbandingan komposisi yang sudah dihitung serta dipastikan. Bahan itu di proses memakai mesin pellet (pelletizer) untuk kurangi loss nurisi berbentuk yang lebih utuh. Ransum berupa pelet yang dipecah jadi 2-3 sisi untuk mengecilkan ukurannya supaya bisa dikonsumsi ternak. Keunggulan ransum berupa pellet merupakan distribusi bahan pakan lebih rata hingga loss nutrisi ringan dihindari serta tidak tercecer pada saat dikonsumsi ternak. Berdasar pada kandungan gizinya, konsentrat dibagi dua kelompok yakni konsentrat menjadi sumber daya serta menjadi sumber protein. Konsentrat menjadi sumber protein jika kandungan protein lebih dari 18%, Keseluruhan Digestible Nutrision (TDN) 60%. Ada konsentrat yang datang dari hewan serta tumbuhan. Datang dari hewan memiliki kandungan protein lebih dari 47%. Mineral Ca lebih dari 1% serta P lebih dari 1, 5% dan kandungan serat kasar di bawah 2, 5%. Misalnya : tepung ikan, tepung susu, tepung daging, tepung darah, tepung bulu serta tepung cacing. Datang dari tumbuhan, kandungan proteinnya di bawah 47%, mineral Ca di bawah 1% serta P di bawah 1, 5% serat kasar lebih dari 2, 5%. Misalnya : tepung kedelai, tepung biji kapuk, tepung bunga matahari, bungkil wijen, bungkil kedelai, bungkil kelapa, bungkil kelapa sawit dan lain-lain. Konsentrat menjadi sumber daya jika kandungan protein di bawah 18%, TDN 60% serta serat kasarnya lebih dari 10%. Misalnya : dedak, jagung, empok serta polar. (Anonimb 2009). 

Bentuk serta Type Pakan : Berdasar pada memiliki bentuk ada tiga type pakan, seperti yang diuraikan berikut ini. 
1. Mesh (berupa tepung) : Bentuk ini adalah bentuk ransum yang umum tampak. Bahan yang diambil jadi ransum digiling halus lalu digabung jadi satu. Ransum bentuk ini mengakibatkan ayam tidak dapat pilih bahan pakan yang disukai. Hal seperti ini berdasar pada karakter serta langkah makan ayam yang lebih suka mengonsumsi pakan yang berbentu butiran serta berwarna. Oleh karenanya ransum yang berupa tepung kurang disenangi ayam. Bentuk ransum yang halus ini mempunyai keuntungan lainnya, yakni ringan diserap usus ayam hingga efisiensinya sangat baik. Ransum bentuk ini bisa dipakai untuk semua usia serta harga nya tambah murah. 

2.Pelet (berupa bulat panjang) : Bentuk ini adalah perubahan dari bentuk tepung. Kekurangan dari bentuk ini merupakan sangat mungkin terjadinya kanibalisme, kurang pas untuk anak ayam 

3.Crumble (berupa pecah/butiran) : Bentuk ini adalah perubahan selanjutnya dari bentuk pellet. Bentuk ini banyak dipakai untuk semua usia ayam broiler. Ransum ini telah umum dipakai oleh peternak karena harga nya tidak semahal ransum bentuk pelet. .

Sumber : http://lukmanulhakim14.blogspot.com/2012/11/pengertian-pakan-mash-pellet-dan-crumble.html

Senin, 30 Juli 2018

BACA ATURAN !! PEMBERIAN PELET RANSUM KOMPLIT YANG IDEAL PADA KAMBING DAN SAPI

Hasil gambar untuk pelet kambing

Keuntungan serta kerugian Pemberian pelet ransum lengkap pada kambing serta sapi diantaranya : Keuntungan : 
1. Bisa tingkatkan efisiensi pemberian pakan
2. Mempermudah ternak mendapat konsumsi nutrisi yang komplet seperti hijauan, biji- bijian, kosentrat, mineral, vitamin, protein, serta suplement yg digabung dalam ransum
3. Meningkatnya daya untuk sampah pertanian
4. Meningkatnya kemampuan pemeliharaan
5. Efisiensi waktu serta tenaga
6. Tingkatkan TDN dari sampah pertanian
7. Meningkatnya Viabilitas
8. Menyiapkan pakan pada musim paceklik pakan
 9. Tingkatkan pada kontrol kualitas ternak 
10. Tingkatkan Palabilitas. bila digabung dengan hijauan serta pellet serta mengkonsumsi


Kerugian : 
1. Kecepatan degradasi (sumber protein serta daya) dalam rumen bias cepat serta lamban sesuai dengan bergantung dari kandungan energy TDN serta protein.
2. Pakan yang telah dibikin tidak dapat disimpan kurun waktu lama karena kandungan air yang tinggi Pakan menjadi sumber daya adalah pakan yang banyak terkandung protein, menurut Nuschati untuk penggemukan dibutuhkan pakan dengan BK (Bahan Kering) 4, 5%, PK (Protein Kasar) 12 persen serta TDN 55 persen. Ini kita untuk jadikan patokan dalam pembuatan pakan lengkap untuk penggemukan kambing. Untuk keperluan sapi potong dalam pembuatan pakan lengkap (complete feed) mesti mempunyai kandungan Protein 14, 16%, SK 17, 16%, BK 88, 72%. Bentuk pelet baik yang sesuai dengan pada kambing mempunyai garis tengah 5 mm serta panjang 8mm pada kambing yang tengah tumbuh semestinya dikasihkan pelet dengan diameter 8mm serta panjang 11 mm. Pakan pelet ransum lengkap yang dikasihkan kambing yang mana hijauannya ditukar dengan kulit singkong 10% yang digabungkan daun ficus exasperate dari ransum lengkap yang di pelletkan bisa tingkatkan kelarutan serta kecernaan mungkin berbahan kering serta N dari kulit singkong serta percepat laju perkembangan kambing. Kulit singkong sebelum di campur ke ransum lengkap mesti di fermentasikan terlebih dulu untuk menghilangkan HCN. Pada riset simon (2005) pada ransum pelet lengkap yang digabung hijauan 35% serta sampah nenas 25% pada kambing kacang nyatanya bisa tingkatkan mengkonsumsi ransum

Baca Juga : Mesin Pengolahan Pelet Kambing Dan Sapi Terbaru

Sumber : https://www.scribd.com/doc/215892337/Pemberian-Pelet-Ransum-Komplit-Yang-Ideal-Pada-Kambing-Dan-Sapi

Rabu, 25 Juli 2018

Pelet Jerami Sebagai Pakan Alternatif Ternak



Kemampuan limbah jerami padi sangat begitu melimpah, di biarlah terbakar di tempat sawah sawah, di biarlah mubasir, dalam 1 ha 12 – 15 ton. Pikirkan dengan kemampuan yang tersimpan di dalamnya dengan nilai unsur hara : 

protein 3, 3 – 5, 5 % 
lemak 1, 4 – 1, 7 % 
serat kasar 31, 6 – 46, 5 % 
C-organic 42 -46 % 

Persoalan serat kasar yang tinggi pada jerami dapat diturunkan dengan proses fermentasi, di samping kurangi kandungan serat kasar ada juga peluang untuk tingkatkan nilai nutrisi protein atau sekurang-kurangnya serat turun jadi 15% hingga dapat masuk dalam formula pakan sampai 20 persen. 

Membuat stater microba fermentasi 
stater utama NPS atau EM4 bebas pertanian, peternakan, perikanan 1 liter 
molases 2 liter 
urea 1 kg 
NPK 1 kg 
air 100 liter campur semuanya peram 2 hari sampai microb aktiv 

Posisi fermentasi jerami 
1. Jerami di potong ukuran 5-10cm sekitar 100 kg 
2. Hamparkan pada lantai semen/tanah/terpal setebal 10cm lantas siram dengan cairan stater diatas, hamparkan kembali jerami dengan ketebalan sama siram lagi cairan stater, sampai jerami serta cairan stater habisnya berbarengan, menumpuk ke atas. 
3. Tutup tumpukan jerami dengan terpal, lantas bagiaan pinggir bawah dengan pemberat batu atau bata serta pada bagiaan atas terpal 
4. Biarlah sepanjang 30 hari 
5. Sinyal sukses, jerami beralih warna coklat kehitaman serta struktur jadi lembut ringan di potong potong dengan tangan 
6. Untuk di tepungkan jerami di angin anginkan sesaat 10-15 menit lantas input mesin penepung jerami sampai jadi tepung lantas di jemur 


Hasil analisa proksimat tepung jerami : 
protein 14, 4% 
lemak 0, 05% 
serat kasar 19, 3% 
BETN 31, 1 persen berat kering 

Serta janganlah dilupakan jerami yang telah jadi tepung adalah bahan untuk pembuatan pelet yang dapat mengapung

Sumber : http://bumiternak-betha.blogspot.com/2015/05/jerami-padi-fermentasi-bahan-pakan.html

Senin, 23 Juli 2018

Membuat Pelet Sapi Sederhana



Peristiwa sapi mati setelah mengonsumsi rumput yang mencari di persawahan, sangatlah kerap berlangsung, ini musababnya karena rumput itu tercemar dengan obat pestisida. 

Jadi lalu muncul inspirasi, bagaimana bila di kasih makan pelet saja…. Aneh ya …. memang semacam itu, suatu penemuan baru, bermula dari hal yang kelihatannya mengada ada serta umumnya hampir tetap, penemuan baru itu bertentangan dengan keilmuan teori. Tetapi ndak ayah, tinggal kelak hasil akhir bagus ataukah tidak, akan menimbulkan keilmuan teori yang lebih baru lagi serta itu normal….. 

Untuk hewan ruminansia besar sapi…di samping pemberian pellet dapat juga diberi Wafer jerami atau rumput. Ini seperti Hay serta silasem Hanya Wafer jerami rumput ini umumnya di bikin block supaya ringan dalam pengaturan di gudang waktu musim kemarau tiba 

Cara membuat Pelet Sapi 

Bahan : 
Jagung : 30 kg 
Bekatul : 15 kg 
menir : 15 kg 
Pollard : 15 kg 
Bungkil kedelei 25 kg 
Minyak goreng 0, 5 kg 
Mineral Vitamin : 2-3 kg 
Bahan pengawet : 0, 02 % 

Nilai nutrisi yang di bisa merupakan CP 18% serta EM 2762 Kcal/kg, minyak goreng + mineral + vitamin dapat pakai vitachick +bahn pengawet termasuk juga dalam penambahan saja. Dapat di imbuhkan tepung kanji 0, 5 kg. 

Langkah membuatnya : 
Semuanya bahan yang di katakan giling jadi tepung lantas mix sampai tercampur rata homogeny, bahan penambahan semuanya juga digabung pada mix kesempatan ini. Lantas perciki bahan yang barusan dengan air hangat, buat adonan jadi “ pero “ setelahitu bisa langsung di bikin pellet atau di kukus dahulu 30 menit terhidung dari air mendidih, dinginkan lantas bikin pellet kemudian jemur atau input oven sampai kering lantas dapat di kemas, di gunakan sendiri atau di komersilkan. 


Atau vs alternative ke dua : 

Bahan : 
Ampas tahu 
Kleci kulit ari kedelei 
Blendungan kacang Hijau 
Bungkil kelapa atau ampas kelapa 
Katul 
Jagung

Sumber : http://bumiternak-betha.blogspot.com/2013/05/pellet-untuk-sapi-kambing-domba-kelinci.html

Minggu, 22 Juli 2018

Cara Membuat Pelet Kelinci Skala Rumahan



Pelet kelinci merupakan adalah salah satunya konsetrat yang diperlukan kelinci. Apa konsentrat itu? konsentrat merupakan bahan pakan dengan nutrisi tinggi yang didalamnya meliputi tanaman bijian serta residu dari proses industri bijian dan bahan lainnya untuk mengkonsumsi manusia. Pelet umumnya terbuat dari komponen bekatul padi halus, tepung jagung/tepung terigu, tetes tebu, garam dan sebagainya. Untuk keperluan serat dapat ditambah hay yang diremukan. 

Keperluan pelet untuk kelinci mesti dilihat jumlahnya kebutuhannya : 
Kelinci dewasa pada 100-140 gram 
Kelinci bunting 160-200 gram 
Kelinci usia 2, 5 - 4 bulan 70 gram 
Pemberian pelet tidak bisa terlalu berlebih karena menyebabkan kegemukan pada kelinci, perihal ini akan menganggu kesehatan kelinci iu sendiri. Jika berlangsung kegemukan jadi kelinci memang perlu lakukan diet atau kelinci di umbar di luar kandang agar bekerja hingga kelinci keluarkan tinja sekerap mungkin saja. 

Berikut ini contoh komposisi pelet : 
A. Pelet tanpa rumput 
Ampas tahu 50% 
Bekatul 40% 
Tepung jagung giling 9% 
Mineral (garam yodium) 0, 5% 
Arang aktif (arang batok kelapa/karbon norit) 0, 5% 
B. Pelet dengan rumput 
Bungkil kelapa 9% 
Bekatul 50% 
Tepung jagung giling 10% 
Bungkil keledai 20% 
Rumput kering 10% 
Premix 0, 5% 
Arang aktif (arang batok kelapa/karbon norit) 0, 5% 
Tersebut komposisi pelet simpel dari suatu literatur : 
1. Kelinci yg tengah dalam waktu perkembangan, 
Jagung Giling 62. 5% 
Bungkil Kedele 15% 
Dedak Halus 20% 
Tepung Tulang 1% 
Garam 1. 5% 
2. Penggemukan (Kelinci pedaging) 
Jagung Giling 42% 
Bungkil Kedele 25% 
Dedak Halus 30% 
Tepung Tulang 1. 5% 
Garam 1. 5% 
3. Induk Produktif 
Jagung Giling 52% 
Bungkil Kedele 12. 5% 
Dedak Halus 22. 5% 
Tepung Tulang 1. 5% 
Garam 1. 5% 
. Mudah-mudahan info ini berguna buat rekan-rekan yang ingin coba membuat pelet 

Pada sekarang ini, pelet kelinci adalah makanan pilihan buat pemelihara yang mungkin saja malas atau malas untuk mencari rumput serta hijauan yang kadang susah didapatkan. Terlebih buat pemelihara kelinci hias yang mungkin saja mempunyai aktivitas lainnya tidak hanya mengurus kelinci. 
Awalnya Pelet kelinci adalah konsentrat kandungan gizi yang di perlukan oleh kelinci berbentuk yang lebih simpel. Hingga pelet ini ringan disimpan serta tahan lama. Akan tetapi, beberapa orang yang mengeluhkan tingkat harga pelet kelinci yang relatif mahal. 
Sama dengan ide yang diusung oleh Komune hobby kelinci (Rabbit Hobbies Community Palembang), akan coba mensolusikan lewat cara membuat sendiri pelet kelinci memiliki biaya murah. Minimum anggota komune ini mempunyai pengetahuan mengenai langkah membuat pelet, yang mungkin saja dapat jadi bekal bila masa datang ingin terjun ke usaha pelet. 


Membuat Sendiri Pelet Kelinci berkualitas 
Dari beberapa sumber pembuatan pelet, dituliskan artikel bagaimanakah membuat pelet kelinci bersekala kecil untuk di mengkonsumsi kelinci peliharaan didalam rumah. 

Beberapa bahan : 
1. Ampas Tahu (Dapat di ubah dengan tepung kedelai) 
2. Bekatul (dedak Halus) 
3. Tepung Jagung 
4. Mineral serta garam yodium 
5. Arang aktif 
6. Rumput kering (Bila ada) 
7. Air bersih 

Perlengkapan yang diperlukan : 
Bak plastik (untuk mencampurkan adonan pelet) 
2. Sendok/centong 
3. Panci kukus 
4. Kompor 
5. Penggiling ikan/daging 
6. Plastik bening 
7. Panggangan/Oven (bila ada, jika cuaca panas pakai cahaya matahari untuk menjemur) 

Langkah Pembuatan : 
1. 1. Campur adonan pelet berbentuk ampas tahu yang masih tetap hangat sebesar 15% dengan tepung jagung 50% Bekatul atau dedak halus 20% Tepung mineral + garam yodium 5% Arang aktif 1% rumput kering 9%. Bila rumput tidak ada jadi komposisi di imbuhkan pada tepung jagung. 
2. 2. Adonan digabung rata dengan pelarut air sampai menyatu seutuhnya jadi adonan pada bak pelastik. 
3. 3. Sesudah meyakini rata, kukus adonan pada panci dengan suhu yang tinggi sepanjang 30 menit. Warna adonan akan menjadi lebih tua. 
4. 4. Pada saat panas, bikin adonan pada alat penggilingan daging hingga akan membuat adonan memanjang. 
5. 5. Keringkan adonan dengan oven, bila tidak ada dapat di jemur sampai betul-betul kering dengan alas pelastik.

Sumber : http://kelincirayasekampung.blogspot.com/2014/04/cara-membuat-pelet-kelinci-sendii.html